Pinrang – STAI DDI Pinrang menyelenggarakan Workshop Pendampingan Implementasi Penyusunan Kurikulum OBE dan RPL bagi dosen dan pengelola program studi di lingkungan kampus. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Nurleli Ramli, S.Pd., M.Pd., dosen IAIN Parepare.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta mengintegrasikan mekanisme Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) secara sistematis dan sesuai regulasi pendidikan tinggi.
Penguatan Paradigma OBE
Dalam pemaparannya, Nurleli Ramli menegaskan bahwa OBE menuntut perubahan paradigma dari teaching oriented menjadi learning outcomes oriented. Setiap mata kuliah harus dirancang berdasarkan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang terukur, selaras dengan visi-misi program studi, serta kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
“Perumusan CPL, CPMK, hingga RPS harus terintegrasi secara konstruktif (constructive alignment). Evaluasi pembelajaran juga harus mengukur ketercapaian outcome, bukan sekadar penyampaian materi,” jelasnya.
Peserta workshop dibimbing secara teknis dalam:
Implementasi RPL sebagai Akses Pendidikan Inklusif
Selain OBE, kegiatan ini juga mengulas implementasi RPL sebagai bentuk pengakuan terhadap pengalaman kerja dan pembelajaran nonformal yang relevan dengan capaian pembelajaran program studi.
Narasumber menjelaskan bahwa RPL menjadi strategi penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi masyarakat yang telah memiliki pengalaman profesional namun belum terdokumentasi secara akademik.
Melalui sesi praktik, peserta diarahkan untuk:
Komitmen Peningkatan Mutu Akademik
Ketua STAI DDI Pinrang dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu akademik dan kesiapan menghadapi akreditasi serta transformasi pendidikan tinggi berbasis luaran.
“Implementasi OBE dan RPL bukan hanya tuntutan regulasi, tetapi juga kebutuhan strategis untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan berdaya saing,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi, tanya jawab, serta pendampingan langsung penyusunan dokumen kurikulum. Para peserta menyambut positif workshop ini dan berharap pendampingan berkelanjutan dapat dilakukan guna memastikan implementasi berjalan optimal di tingkat program studi.
Melalui kegiatan ini, STAI DDI Pinrang menegaskan komitmennya dalam mengembangkan tata kelola akademik yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada mutu serta relevansi lulusan di era pendidikan tinggi berbasis capaian pembelajaran.


Beri Komentar